Sabtu, 18 April 2020

Aspek Desain Produk


Peluang usaha
Kata “Peluang Usaha” terdiri dari dua kata, yaitu; Peluang yang artinya kesempatan, dan Usaha yang artinya upaya dengan berbagai daya untuk mencapai tujuan atau sesuatu yang diinginkan. Secara sederhana, pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan (keuntungan, uang, kekayaan) dengan cara melakukan usaha yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki.
Konsep perancangan produk
Desain produk menurut Yus R Hadjadinata (1995) adalah suatu desain yang berkaitan dengan bentuk dan juga fungsinya. Desain tentang bentuknya yang berhubungan dengan perencanaan, dan penampilan produk itu sendiri. Desain tentang fungsinya berhubungan dengan bagaimana produk itu bisa digunakan.
Setiap perusahaan akan menghasilkan produk dan hampir selalu dihadapkan pada persaingan dengan perusahaan lainnya. Supaya bisa bersaing dengan jangka panjang, maka kualitas produk menjadi konsep yang penting yang harus dipahami di dalam manajemen perusahaan ketika menjalankan aktivitasnya. Keputusan dalam membuat desain produk artinya adalah keputusan yang akan menentukan kulitas produknya seperti apa, yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.
Berikut konsep dasar dari sebuah desain produk :
1. Penelitian dan pengembangan
2. Rekayasa terbalik
3. Penggunaan sistem perangkat lunak
4. Memerlukan pendekatan dengan cara sistematik dalam mengintegrasikan seluruh proses desain produk, dan berbagai proses pendukungnya
Pemilihan desain produk
Desain produk adalah salah satu faktor yang paling penting, dan juga sensitif bagi suatu perusahaan. Keberhasilan atau kegagalan produk akan menentukan bisnis, pangsa pasar, dan juga reputasi perusahaan. Selama tahap desain produk tersebut, ada beragam faktor yang terkait dengan produk harus ditangani.
Desain produk juga merupakan sebuah proses dalam hal pembentukan dan pengembangan ide, yang efisien dan efektif dalam rangka menciptakan sebuah produk yang baru. Desain produk ini meliputi seluruh pekerjaan desain teknik dan industri, yang digunakan untuk mengembangkan suatu produk, mulai dari konsep awal sampai produksi. Akhirnya dapat mengubahnya menjadi penemuan nyata dari suatu produk.
Dokumentasi Teknik
Gambar kerja adalah gambar acuan yang digunakan untuk merealisasikan antara ide ke dalam wujud fisik. Gambar kerja harus dipahami oleh semua personel yang terlibat dalam proses pembangunan fisik. Gambar kerjapun terdiri dari berbagai unsur yang memuat informasi mengenai dimensi,bahan dan warna. Gambar kerja akan membantu wirausaha untuk menciptakan wujud fisik sesuai dengan ide sang arsitek. Dengan bantuan gambar kerja, seorang wirausaha tidak perlu untuk mengawasi setiap detail dari semua unsur pembangunan,karena akan menyita waktu dan tidak efisien. Maka dari itu, gambar kerja harus bisa dibaca dan dipahami oleh kontraktor pelaksana.
Sumber:




Selasa, 14 April 2020

Aspek Pemasaran


Analisis pasar.
Analisis pasar adalah suatu penganalisaan atau penyelenggaraan untuk mempelajari berbagai masalah pasar. Analisis pasar menyangkut lokasi pasar, luasanya pasar, sifat pasar dan karakteristik pasar. Dalam menganalisis pasar, suatu perusahaan perlu melakukan peninjauan jenis pasar produknya, motif serta perilaku. Masalah yang perlu dianalisis didalam pasar antara lain besarnya pasar, ruang lingkup pasar, struktuR pasar serta peluang-peluang pasar.
Segmentasi, targeting, dan positioning.
Dalam pemasaran produk, terdapat tiga komponen utama yang harus dijalankan sebagai rangkaian dari strategi promosi perusahaan. Tiga komponen tersebut adalah segmenting targeting positioning (STP). Untuk memahami lebih jauh terkait tiga komponen tersebut, dalam artikel ini akan dibahas secara khusus mengenai komponen pemasaran produk sebagai berikut.
Segmentasi
Segmentasi merupakan proses membagi pasar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil berdasarkan dari karakteristik yang memiliki nilai. Melalui segmentasi pasar, aktivitas pemasaran bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana dan memperoleh hasil yang maksimal dalam memberikan kepuasan untuk konsumen.
Targeting
Targeting atau menetapkan target pasar yang ingin Anda sasar. Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi.
Positioning
Positioning atau penempatan produk yang merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar. Sementara, dalam menentukan posisi pasar Anda harus menunjukkan bahwa produk bisa dibedakan dari kompetitornya.

Itulah yang perlu Anda pahami tentang segmenting, targeting dan positioning dalam strategi pemasaran. Dengan demikian, pemasaran yang Anda jalankan mendapatkan hasil yang optimal, yaitu menarik minat konsumen agar mereka melakukan transaksi pembelian.
Forecasting.
Peramalan (Bahasa Inggris = Forecasting) adalah suatu teknik analisa perhitungan yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif untuk memperkirakan kejadian dimasa depan dengan menggunakan referensi data-data di masa lalu. Peramalan bertujuan untuk memperkirakan prospek ekonomi dan kegiatan usaha serta pengaruh lingkungan terhadap prospek tersebut.
Forecasting menurut (Supranto 2000), ramalan merupakan dugaan atau perkiraan mengenai terjadinya suatu kejadian atau peristiwa di waktu yang akan datang. Ramalan bisa bersifat kualitatif, artinya tidak berbentuk angka dan bisa bersifat kuantitatif, artinya berbentuk angka, dinyatakan dalam bilangan. Sedangkan menurut (Heizer dan Render 2009:162), peramalan (forecasting) adalah seni dan ilmu untuk memperkirakan kejadian di masa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pengambilan data historis dan memproyeksikannya ke masa mendatang dengan suatu bentuk model matematis. Selain itu, bisa juga merupakan prediksi intuisi yang bersifat subjektif. Atau dapat juga dilakukan dengan menggunakan kombinasi model matematis yang disesuaikan dengan pertimbangan yang baik dari seorang manajer.
Strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran, dan berdasarkan itu, unit bisnis diharapkan untuk mencapai sasaran-sasaran pemasarannya. Strategi pemasaran terdiri dari pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran dari perusahaan, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran.[1] Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang mengarah pada kegiatan atau usaha pemasaran, dari suatu perusahaan, dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
4P (Product, Place, Promo danPrice).
Salah satu tujuan dari marketing adalah memastikan agar produk atau jasa yang dibuat oleh perusahaan dikenal masyarakat sehingga nantinya perusahaan dapat mendapatkan laba dari penjualannya. Maka tidak aneh saat sebuah perusahaan rela mengeluarkan banyak biaya untuk membuat strategi pemasaran. Strategi pemasaran sebenarnya tidak hanya untuk perusahaan besar, perusahaan kecil  juga harus memilikinya, contohnya seperti strategi pemasaran 4P.  Istilah strategi pemasaran 4P merupakan dasar yang harus dijadikan patokan awal, saat Anda hendak menjalankan bisnis. Khususnya bagi para pelaku usaha kecil menengah atau UKM yang semakin hari semakin merangkak naik jumlahnya di Indonesia.
Product
Sebagai pelaku usaha, Anda harus bisa membuat produk atau jasa yang diterima oleh masyarakat. Beberapa dari Anda mungkin bingung, bagaimana caranya? atau produk apa yang harus dibuat? Anda dapat memulainya dengan cara mengembangkan produk atau jasa yang dimiliki menjadi lebih baik. Mintalah kritik dan saran dari konsumen Anda, kemudian tampung semua saran dan kritik tersebut sebagai bahan pertimbangan dan perbaikan.
Price
Harga merupakan salah satu hal yang sensitif dalam sebuah bisnis. Umumnya, konsumen akan menjadikan harga sebagai patokan untuk membandingkan Anda dengan kompetitor. Sehingga, penting untuk Anda menentukan harga yang baik, karena harga akan berpengaruh terhadap penjualan. Jangan sampai Anda salah menentukan harga yang membuat konsumen menjadi tidak tertarik untuk membeli produk atau jasa Anda.
Place
Place atau tempat merupakan salah satu unsur P dari strategi pemasaran 4P. Tempat atau lokasi merupakan salah satu faktor penentu bisnis Anda. karenanya pilihlah lokasi yang tepat atau yang pas. Maksudnya pilihlah lokasi yang strategis dan benar. Lokasi yang strategis merupakan lokasi yang ramai, dilalui oleh banyak orang. Sehingga calon konsumen dan konsumen tertarik serta mudah untuk menemukan tempat jualan Anda.
Promosi
Promosi merupakan ujung tombak untuk memperkenalkan produk atau jasa Anda kepada masyarakat. Dengan strategi pemasaran yang baik, maka diharapkan penjualan juga akan meningkat. Kini kegiatan pemasaran atau promosi lebih mudah dilakukan, Anda dapat memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, memasang iklan, kerja sama sponsorship, mengikuti bazar dan banyak lagi.




Sumber:



Sabtu, 04 April 2020

Menyusun Rencana Bisnis


Ringkasan Eksekutif.
Ringkasan eksekutif dalam sebuah rencana bisnis boleh dibilang pintu pembuka atau ringkasan dari isi rencana bisnis. Sobat Finansialku masih ingat istilah “Kesan Pertama sungguh menggoda”? Ringkasan eksekutif adalah kesan pertama para pembaca ketika melihat isi rencana bisnis Anda.
Dua hal yang harus diingat dalam menyusun ringkasan eksekutif, yaitu:
1. Ringkasan Eksekutif adalah ringkasan dari pesan Anda, jadi harus ditulis dengan singkat, padat, jelas dan menjual. Idealnya bagian ini berisi siapa Anda, apa bisnis Anda, apa produk Anda, apa apa masalah yang Anda pecahkan, bagaimana solusi yang Anda tawarkan? Berapa modal yang Anda butuhkan? Berapa modal yang Anda butuhkan? Kapan pengembalian modal? Dan lain sebagainya. Business plan ada cara menjual ide dengan hard sell, jadi usahakan agar para pembaca Anda mau menginvestasikan waktu dan uangnya pada ide bisnis Anda.
2. Tulis di Akhir. Banyak orang bingung saat menulis ringkasan eksekutif, karena mereka menulis di awal. Harusnya tulis semua bagian dalam rencana bisnis Anda, baru terakhir tulis ringkasan eksekutif. Ingat namanya ringkasan itu hanya singkat 1 – 2 halaman.
Peluang Usaha.
Peluang usaha terdiri dua kata yaitu “peluang” dan “usaha”, peluang yang dalam bahasa Inggris disebut dengan Opportunity memiliki arti sesuai dengan KBBI ialah kesempatan. Menurut Robbin and Coulter, Peluang usaha merupakan sebuah proses yang melibatkan invidu atau kelompok yang menggunakan usaha dan sarana tertentu untuk menciptakan suatu nilai tumbuh guna memenuhi sebuah kebutuhan tanpa memperhatkan sumber daya yang digunakan. Terdapat beberapa ciri-ciri peluang usaha, terdiri atas:
v Peluang itu orisinil dan tidak meniru.
v Peluang itu harus dapat mengantisipasi perubahan, persaingan, dan kebutuhan pasar dimasa yang akan datang.
v Benar-benar sesuai dengan keinginan agar peluang bisa bertahan lama.
v Tingkat visibilitas (kelayakkan usaha) benar-benar teruji untuk dilakukan riset dan trial.
v Bersifat ide kreatif dan inovatif bukan tiruan dari orang lain.
v Ada keyakinan untuk mewujudkannya.
v Ada rasa senang dalam menjalankannya.
Pemasaran
Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal tersebut disebabkan karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan perusahaan, di mana secara langsung berhubungan dengan konsumen. Maka kegiatan pemasaran dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar. Kotler (2001) mengemukakan definisi pemasaran berarti bekerja dengan pasar sasaran untuk mewujudkan pertukaran yang potensial dengan maksud memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Sehingga dapat dikatakan bahwa keberhasilan pemasaran merupakan kunci kesuksesan dari suatu perusahaan.
Konsep Pemasaran
Pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses bagi perusahaan akan mengetahui adanya cara dan falsafah yang terlibat didalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep pemasaran tersebut dibuat dengan menggunakan tiga faktor dasar yaitu:
1. Saluran perencanaan dan kegiatan perusahaan harus berorientasi pada konsumen/ pasar.
2. Volume penjualan yang menguntungkan harus menjadi tujuan perusahaan, dan bukannya volume untuk kepentingan volume itu sendiri.
3. Seluruh kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasikan dan diintegrasikan secara organisasi.
Konsep produk.
Konsep produk (product concept) adalah salah satu filosofi pemasaran yang menekankan bahwa konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan kualitas, kinerja, dan fitur terbaik. Oleh karena itu, perusahaan harus mencurahkan energinya untuk membuat perbaikan produk yang berkelanjutan.
Sebagai konsep pemasaran
Orientasi ini menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan kualitas, kinerja, atau fitur inovatif paling banyak. Manajemen yang fokus pada konsep ini berkonsentrasi untuk membuat produk yang unggul dan meningkatkannya dari waktu ke waktu. Mereka beranggapan bahwa pembeli mengagumi produk yang dibuat dengan baik.

Namun, mereka terkadang terjebak dan mungkin melakukan kesalahan karena percaya bahwa produk yang lebih baik dengan sendirinya akan mengarahkan orang membeli produk mereka. Padahal kualitas yang baik belum tentu sukses jika ini tidak didukung dengan harga, distribusi, iklan, dan penjualan yang tepat.
Produk dan Teknologi.
Produk adalah barang atau jasa yang dapat diperjualbelikan. Dalam marketing, produk adalah apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan. Dalam tingkat pengecer, produk sering disebut sebagai merchandise. Dalam manufaktur, produk dibeli dalam bentuk barang mentah dan dijual sebagai barang jadi. Produk yang berupa barang jadi seperti laptop tiap tahun akan mengalami perubahan teknloginya
Aspek hukum dan peraturan.
Dalam aspek ini yang akan dibahas adalah masalah kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan, mulai dari bentuk badan usaha sampai ijin-ijin yang dimiliki. Kelengkapan dokumen sangat penting karena hal ini merupakan dasar hukum yang harus dipegang, apabila di kemudian hari timbul masalah. Keabsahan dan kesempurnaan dokumen dapat diperoleh dari pihak-pihak yang menerbitkan atau mengeluarkan dokumen tersebut.
Dokumen yang diperlukan meliputi:
v Akte Pendirian Perusahaan dari Notaris
v Bentuk badan usaha, serta keabsahannya dan bentuk badan usaha tertentu, seperti PT dan Yayasan harus disahkan oleh Departemen Kehakiman
v Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
v Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Di samping dokumen di atas, perusahaan juga perlu memiliki ijin-ijin tertentu, yaitu
v Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh melalui Departemen Perdagangan
v Surat Ijin Usaha Industri (SIUI), diperoleh melalui Departemen Perindustrian
v Ijin domisili, diperoleh melalui kelurahan setempat
v Ijin mendirikan bangunan (IMB), diperoleh melalui pemerintah daerah setempat
v Ijin gangguan, diperoleh melalui kelurahan setempat
Selain itu juga dibutuhkan beberapa dokumen penting lainnya, antara lain:
a. Bukti diri (KTP/SIM) b. Sertifikat tanah c. BPKB
Aspek lingkungan dan amdal.
Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini, karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan di sekitarnya, antara lain:
1.   Dampak terhadap air
2.   Dampak terhadap tanah
3.   Dampak terhadap udara
4.   Dampak terhadap kesehatan manusia
5.   Pada akhirnya pendirian usaha akan berdampak terhadap kehidupan fisik, flora dan fauna yang ada di sekitar usaha secara keseluruhan
Aspek keuangan
Dalam aspek keuangan, hal-hal yang perlu digambarkan adalah jumlah investasi, biaya-biaya dan pendapatan yang akan diperoleh. Besarnya investasi berarti jumlah dana yang dibutuhkan, baik untuk modal investasi pembelian aktiva tetap maupun modal kerja, selain itu juga biaya-biaya yang diperlukan selama umur investasi dan pendapatan.
Untuk dapat melakukan penilaian investasi, maka sebuah perusahaan harus memubuat laporan keuangan. Adapun fungsi laporan keuangan, secara umum adalah:
v Memberikan informasi keuangan tentang jumlah aktiva dan jenis-jenis aktiva
v Memberikan informasi tentang jumlah kewajiban, jenis-jenis kewajiban dan jumlah modal
v Memberikan informasi tentang hasil usaha yang tercermin dari jumlah pendapat yang diperoleh dan sumber-sumber pendapatan
v Memberikan informasi tentang jumlah biaya yang dikeluarkan berikt jenis-jenis biaya dalam periode tertentu
v Memberikan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi di dalam aktiva , kewajiban dan modal di dalam suatu perusahaan
v Memberikan informasi tentang kinerja manajemen dalam suatu periode dari hasil-hasil laporan keuangan yang disajikan.


Sumber:

Rabu, 01 April 2020

Dasar - Dasar Kewirausahaan


Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan berasal dari enterpreneurship yang berarti prilaku dinamis, berani mengambil resiko, reaktif, dan berkembang. Wirausaha sering juga disebut wiraswasta yang artinya sifat-sifat keberanian, keutamaan, keteladanan dalam mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri. Meski demikian wirausaha dan wiraswasta sebenarnya memiliki arti yang berbeda. Wiraswasta tidak memiliki visi pengembangan usaha sedangkan wirausaha mampu terus berkembang dan mencoba usaha lainnya. Istilah lainnya yang semakna dengan wirausaha adalah wiraswasta. Istilah wiraswasta lebih sering dipakai dan lebih dikenal dari pada wirausaha. Padahal, keduanya bermakna sama berarti pejuang yang gagah, luhur, berani dan pantas menjadi teladan di bidang usaha. Dengan kalimat lain, wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai sifat-sifat kewiraswastaan atau kewira-usahaan. Ia bersikap berani unuk mengambil resiko.
Kewirausahaan relatif memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya. Richard Cantillon (1775) misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini kewirausahaan adalah lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.
Drs. Joko Untoro
Kewirausahaan adalah suatu keberanian untuk melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, berdasarkan kemampuan dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
Harvey Leibenstein (1968, 1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio
Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasila akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.
Israel Kirzner (1979)
Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar.
Peter F. Drucker
Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.

Karakteristik kewirausahaan / wirausaha
Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan karakteristik dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
v Percaya diri
v Berorientasikan tugas dan hasil
v Berani mengambil risiko
v Kepemimpinan
v Keorisinilan
v Berorientasi ke masa depan
v Jujur dan tekun
v Kreativitas Tinggi
v Realistis
v Memiliki Mimpi

Sumber peluang usaha
Sumber peluang usaha – Peluang (Opportunity) dapat diartikan sebagai kesempatan yang datang dari sebuah peristiwa atau kejadian. Sebuah peluang usaha dapat berasal datang dengan berbagai cara seperti dari ide, inspirasi ataupun kesempatan yang dapat di manfaatkan.
Munculnya ide-ide biasanya terjadi karena adanya titik temu antara memory, pendidikan ataupun pengalaman yang dimiliki seseorang untu menyelesaikan permasalahan. Sumber peluang usaha itu bisa berasal dari dalam diri kita sendiri, orang lain ataupun dari lingkungan sekeliling. Secara garis besar, sumber peluang usaha ini dapat muncul di karenakan oleh 2 (dua) faktor yaitu :
1.   Faktor Internal
Sumber peluang usaha dapat muncul dari faktor internal atau berasal dari dalam diri seseorang. Munculnya peluang ini biasanya di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu
v Pengetahuan
v Pengalaman yang di alami sendiri
v Pengalaman orang lain
v Intuisi atau berasal dari pemikiran diri sendiri.
2. Faktor Ekstenal
Selain dari faktor internal, sumber peluang usaha juga dapat muncul dari faktor eksternal atau terinspirasi dari orang lain. faktor eksternal ini biasanya di peroleh dari :
v Permasalahan yang dihadapi
v Kesulitan yang sering muncul dalam keseharian
v Kebutuhan yang belum dapat di penuhi oleh diri sendiri atau orang lain
v Pemikiran untuk membuat hal yang baru.

Sumber:

Suka dan duka Anda atau Keluarga Selama menjalankan WFH atau Pembelajaran Jarak Jauh

Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menye...